Langsung ke konten utama
Sahabatku,
Beberapa waktu lalu, kita berjumpa?
Alhamdulillah, kalian baik-baik saja.

Aku masih terngiang oleh satu tetes air mata itu
Menyampaikan duka yang teramat dalam tentang sebuah kisah

Kita sama-sama tau, bahwa kita dan Tuhan saling mencintai
Namun, mengapa, kita tak mampu menjaga yang lain?

Sering ya, kita mengupayakan yang terbaik
Mengupgrade diri
Tapi, kita lupa,
Bahwa ternyata apa yang kita dapatkan dariNya merupakan suatu amanah
Tak bisa hanya berhenti di diri kita

Kita sama-sama tau, bahwa kita dan Tuhan saling merindu
Di selasar ini, kita pun sama-sama menangisi kisah selain hidup yang telah kita kisahkan

"Memang, memang kita tak berhak memaksa untuk menjadikan mereka sebagaimana yang kita inginkan. Tapi, kita punya kewajiban untuk menjaga mereka, saudariku. Semampu kita.!"

Banyak hikmah, sudut pandang baru yang aku dapat 
Ternyata tak cukup waktu sehari dua hari untuk meyoalkan semua ini.
Pun kita belum sempat bercerita tentang kita.

Bersediakah kau untuk bertemu lagi?





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku mencintaimu karena Allah

Kepada teman baikku, semua tak terkecuali Satu hal yang sering kuimpi-impikan, melihat kita berkembang dan bertumbuh, membungkus perbekalan, hingga Allah SWT katakan cukup. Memerintah malaikat izrail tuk menjemput. Lalu impian selanjutnya untuk bertemu Rabb kita semakin dekat. Sesungguhnya, kuakui memang sulit meninggalkan cinta yang jadi fitrah kita. Sebagai aku yang tak pernah jauh dari perasaan itu, perlu proses panjang rasanya untuk tak ubahnya menasehati diri agar lebih sempurna dalam menyikapi cinta kepada makhluk. Pandai-pandai meluruskan niat dan mengembalikan segala kepadaNya. Pembuktian cinta kepada yang selalu mencintai kita tiada habisnya, sungguh panjang. Jangan pernah menyerah. Jangan pernah berhenti, meski harus merangkak.
Kulihat dari jauh, Matamu begitu sengit pada hujan Rintik demi rintik yang kau kira rindu itu, ternyata hanyalah pemudar senja Bibirmu bergerak, seakan mengeja ketakutan-ketakutan dalam diri Segenap keteguhanku seolah ingin menyambangimu Berbisik tentang gerangan yang tak kau relakan hilang "Tenanglah, Tuhan akan menjaga namamu dalam hatinya. Hujan takkan memudarkan namamu, ia akan membeningkan." Namun justru kau sendiri yang menjadi hujan dalam pikirmu. Memudarkannya.
Saringan Aku butuh saringan yang lebih lembut Agar lebih sedikit keburukan yang kulakukan Agar lebih mudah konsisten dengan hal-hal baik dan sesuai dengan ketentuanNya Untuk kuterapkan dalam hidupku