Langsung ke konten utama

Luka yang Sudah Baik-baik Saja

Mengikhlaskan semua atau ikut berjajar di barisan "itu" adalah pilihan.
Tak perlu kusebutkan pilihan yang kini telah kutetapkan.
Sekarang, cukup menghargai pilihanmu.


Pilihan yang mungkin tak mengenaliku
Sehingga melayakkan yang lain


Tersebab itu
Aku kini tetap menerka-nerka "mengapa"
Hanya tidak rela jika alasannya adalah
"Karena aku pendiam."









Komentar