Langsung ke konten utama

Nak,

Nak, kelak jika kau mampu berdiri, berjalan dan berlari..
jangan mudah menyalahkan kerikil saat kau tersandung nanti.. Coba cermati dulu, mungkin kamu yang kurang berhati-hati.


Nak, hati-hati dengan hatimu ya. Jika besar nanti ibu kan membebaskanmu berkelana sendiri.. Agar kau lebih jatuh cinta pada Matahari.. Menjadikan inderamu sebagai suatu hal yang kau syukuri. Nanti, kau akan menemui banyak hal yang berbeda dari dirimu. Akan ada banyak hal yang bertentangan, maupun yang sejalan denganmu. Disitulah mungkin kehidupan mengenalkanmu pada hampa, hambar, gundah, gulana dan galau..sampai kau menjadikan ketenangan sebagai suatu kerinduan. Atau justru kau semakin lihai mencipta kebahagiaan.


Namun, jangan khawatir, ibu akan selalu membungkuskanmu kesabaran, keikhlasan, ketaqwaan, kasih sayang, kedamaian, dan ketenangan, ayahmu akan selalu membuatkan selimut kehangatan yang terbuat dari hatinya, agar kau dapat menyantapnya di perjalanan itu.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku mencintaimu karena Allah

Kepada teman baikku, semua tak terkecuali Satu hal yang sering kuimpi-impikan, melihat kita berkembang dan bertumbuh, membungkus perbekalan, hingga Allah SWT katakan cukup. Memerintah malaikat izrail tuk menjemput. Lalu impian selanjutnya untuk bertemu Rabb kita semakin dekat. Sesungguhnya, kuakui memang sulit meninggalkan cinta yang jadi fitrah kita. Sebagai aku yang tak pernah jauh dari perasaan itu, perlu proses panjang rasanya untuk tak ubahnya menasehati diri agar lebih sempurna dalam menyikapi cinta kepada makhluk. Pandai-pandai meluruskan niat dan mengembalikan segala kepadaNya. Pembuktian cinta kepada yang selalu mencintai kita tiada habisnya, sungguh panjang. Jangan pernah menyerah. Jangan pernah berhenti, meski harus merangkak.
Kulihat dari jauh, Matamu begitu sengit pada hujan Rintik demi rintik yang kau kira rindu itu, ternyata hanyalah pemudar senja Bibirmu bergerak, seakan mengeja ketakutan-ketakutan dalam diri Segenap keteguhanku seolah ingin menyambangimu Berbisik tentang gerangan yang tak kau relakan hilang "Tenanglah, Tuhan akan menjaga namamu dalam hatinya. Hujan takkan memudarkan namamu, ia akan membeningkan." Namun justru kau sendiri yang menjadi hujan dalam pikirmu. Memudarkannya.
Saringan Aku butuh saringan yang lebih lembut Agar lebih sedikit keburukan yang kulakukan Agar lebih mudah konsisten dengan hal-hal baik dan sesuai dengan ketentuanNya Untuk kuterapkan dalam hidupku