Langsung ke konten utama

Saat Cinta Tak Semudah Berkata Aku Cinta

Hal ini membuatku menjadi lebih baik. Meski pada kenyataannya diamkulah yang mampu menyapamu. Dan senyumku cukup menerima ketika lebih banyak orang yang lebih mampu membuatnu tertawa.


Sayangnya, mencintai tak sekedar itu, tak sekedar ingin membuatmu tertawa. Ada banyak hal yg lebih dari itu, lebih dari mengharapkan dia memiliki perasaan yang sama, lebih dari dia sesuai kriteria, lebih dan lebih dari itu.


Mencintai tidak hanya sekedar hubunganmu dengan dia.


Dan itu belum mampu meyakinkanku bahwa aku benar2 mencintaimu. Atau masih mencari alasan lain selain 'karena aku mencintaimu'.


Karena menyebut bahwa ini adalah cinta, itu bukan sesuatu yang mudah.


Yang mampu kuungkapkan ialah bahwa kamu sedang ada di dalam lubuk hatiku, kemarin hingga sekarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku mencintaimu karena Allah

Kepada teman baikku, semua tak terkecuali Satu hal yang sering kuimpi-impikan, melihat kita berkembang dan bertumbuh, membungkus perbekalan, hingga Allah SWT katakan cukup. Memerintah malaikat izrail tuk menjemput. Lalu impian selanjutnya untuk bertemu Rabb kita semakin dekat. Sesungguhnya, kuakui memang sulit meninggalkan cinta yang jadi fitrah kita. Sebagai aku yang tak pernah jauh dari perasaan itu, perlu proses panjang rasanya untuk tak ubahnya menasehati diri agar lebih sempurna dalam menyikapi cinta kepada makhluk. Pandai-pandai meluruskan niat dan mengembalikan segala kepadaNya. Pembuktian cinta kepada yang selalu mencintai kita tiada habisnya, sungguh panjang. Jangan pernah menyerah. Jangan pernah berhenti, meski harus merangkak.
Kulihat dari jauh, Matamu begitu sengit pada hujan Rintik demi rintik yang kau kira rindu itu, ternyata hanyalah pemudar senja Bibirmu bergerak, seakan mengeja ketakutan-ketakutan dalam diri Segenap keteguhanku seolah ingin menyambangimu Berbisik tentang gerangan yang tak kau relakan hilang "Tenanglah, Tuhan akan menjaga namamu dalam hatinya. Hujan takkan memudarkan namamu, ia akan membeningkan." Namun justru kau sendiri yang menjadi hujan dalam pikirmu. Memudarkannya.
Saringan Aku butuh saringan yang lebih lembut Agar lebih sedikit keburukan yang kulakukan Agar lebih mudah konsisten dengan hal-hal baik dan sesuai dengan ketentuanNya Untuk kuterapkan dalam hidupku