Langsung ke konten utama
Kemarin hujan datang. Tetesannya menjadi penutup agenda besarku minggu ini. Semua orang yang hadir keluar setelah usai dan memandangi bening air yang jatuh. Ada yang menyambutnya dengan keluh, dan ada yang biasa saja dengan hadirnya.

Sementara aku dengan kecemasanku mempertanyakan, "Mengapa kamu hadir?"

Saat ittu aku sedang asik berbicara dengan rekanku. Namun di sisi lain pikiranku menerka tentang kehadiran hujan kala penat menjadi selimut ketakutan. 

Apa dengan hujan, semua yang kupikirkan, kurasakan, kuprasangkakan ini akan terguyur dan hilang? Lalu aku akan tenang?

Hmm..tapi kenyataannya aku tenang bukan karena itu. Aku tenang setelah aku pulang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku mencintaimu karena Allah

Kepada teman baikku, semua tak terkecuali Satu hal yang sering kuimpi-impikan, melihat kita berkembang dan bertumbuh, membungkus perbekalan, hingga Allah SWT katakan cukup. Memerintah malaikat izrail tuk menjemput. Lalu impian selanjutnya untuk bertemu Rabb kita semakin dekat. Sesungguhnya, kuakui memang sulit meninggalkan cinta yang jadi fitrah kita. Sebagai aku yang tak pernah jauh dari perasaan itu, perlu proses panjang rasanya untuk tak ubahnya menasehati diri agar lebih sempurna dalam menyikapi cinta kepada makhluk. Pandai-pandai meluruskan niat dan mengembalikan segala kepadaNya. Pembuktian cinta kepada yang selalu mencintai kita tiada habisnya, sungguh panjang. Jangan pernah menyerah. Jangan pernah berhenti, meski harus merangkak.
Kulihat dari jauh, Matamu begitu sengit pada hujan Rintik demi rintik yang kau kira rindu itu, ternyata hanyalah pemudar senja Bibirmu bergerak, seakan mengeja ketakutan-ketakutan dalam diri Segenap keteguhanku seolah ingin menyambangimu Berbisik tentang gerangan yang tak kau relakan hilang "Tenanglah, Tuhan akan menjaga namamu dalam hatinya. Hujan takkan memudarkan namamu, ia akan membeningkan." Namun justru kau sendiri yang menjadi hujan dalam pikirmu. Memudarkannya.
Saringan Aku butuh saringan yang lebih lembut Agar lebih sedikit keburukan yang kulakukan Agar lebih mudah konsisten dengan hal-hal baik dan sesuai dengan ketentuanNya Untuk kuterapkan dalam hidupku